LDII Legon Kulon adakan Pengajian bersama MUI di Bulan Ramadhan

Legon Kulon (15/4/2021). PC LDII Kecamatan Legon Kulon Kabupaten Subang menyelenggarakan pengajian bersama MUI di Masjid Al-Muttaqiin Desa Karang Mulya Kecamatan Legon Kulon pada tanggal 15 April 2021 bertepatan dengan hari ke-3 Ramadhan 1442 H. Sebagai pentausiyah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Legon Kulon Kyai Abdul Kholik,S.Pd.I, dalam pengajian ini dihadiri pula Yaya, A.Md. (Kepala Desa), AKP Komarudin ( Kanit Intelkam Polsek Legon Kulon) Ustad Burhan (Pengurus MWC NU Legon Kulon). Adapun tema dalam kesempatan pengajian ini adalah Bulan Ramadhan adalah Bulan Penuh Kasih Sayang dan Ampunan,
Pengajian ini diikuti warga dan simpatisan LDII se-Kecamatan Legon Kulon dan Pamanukan termasuk dihadiri para pengurus DKM Masjid Al_Muttaqiin dan pengurus LDII Kecamatan Legon Kulon yakni H. Gunawan (Ketua DKM), Deni Suheri, (Sekertaris PC), Suratmin (Ketua PAC), Nono Sutiyono (Wanhat PAC) serta para pengurus PC LDII yang ada di wilayah pantura seperti Ketua PC Pusakanagara, Ketua PC Binong, Sekertaris PC Compreng dan Ketua PAC Bojong Tengah Pusakajaya.

H. Gunawan sebagai Ketua DKM Al-Muttaqiin mengawali sambutannya menyampaikan dalam momentum bulan ramadhan ini kita memperbanyak untuk mencari rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Kesempatan kita mencari pahala sebanyak-banyaknya untuk mencari syurganya Allah dan terhindar dari neraka Allah. Kegiatan pengajian ini bertujuan menjalin tali silaturahim antar stakholder seperti MUI, Pemerintahan Desa, Kapolsek, NU, PERSIS dan lainnya.
Sementara Yaya, A.Md. sebagai Kepala Desa dalam sambutannya merasa bangga di bulan ramadhan ini LDII mengadakan kegiatan pengajian dalam rangka Tholabil Ilmi mencari kebaikan di sisih Allah SWT. Kita sama sama berdoa dan berikhtiar supaya cobaan bangsa dan masyarakat Indonesia yakni COVID 19 ini supaya segera berakhir, berikhtiar supaya tetap menjaga protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, Yaya mohon doanya supaya menjadi pemimpin yang amanah, pemimpin yang bermanfaat dan barokah bagi masyarakatnya. Selanjutnya mewakili Kapolsek Legon Kulon AKP Komarudin selaku Kanit Intelkam berpesan supaya pengajian ini berkelanjutan untuk menjaga tali silaturahim antar tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh ormas, menjaga kerukunan antar umat beragama. Dalam melaksanakan sholat taraweh supaya tetap menjaga prokes. “Akhir-akhir ini ada penyerangan aksi teroris sebagai tindakan radikalis, tolong supaya diinformasikan kepada kami sebagai aparat keamanan untuk tindakan deteksi dini”. ungkapnya.

Sebagai acara pamungkas yaitu tausyah agama dari Kyai Abdul Kholik memaparkan bahwa bangsa dan negara ini tidak terlepas dari tokoh agama yaitu para ulama-ulama dalam rangka untuk mewujudkan akhlakul karimah dan mensyiarkan kewajiban umat islam yaitu menjalankan sholat lima waktu, berpuasa dan amalia sunnah lainnya. Hal yang penting di bulan suci ramadhan ini terutama melawan hawa nafsu berupa amarah ini termasuk jihadul nafsu maka supaya segera takbir dan tawakal kepada Allah supaya segala urusan akan dimudahkan oleh Allah untuk menuju dan meraih ketaqwaan Allah la’allakum tattakun. Mewakili MUI Kecamatan Legon Kulon menitipkan supaya di Legon Kulon ini bisa tercipta toleransi, bersatu, bergandengan tangan, menciptalan kerukunan umat antar beragama sehingga terwujud kondisi aman dan damai. Adapun urusan furuqiyah supaya tetap terjaga dengan warnanya masing-masing selama kita mengucapkan takbir Allahu Akbar dan syahadat laa ila hailallah, kita masih sebagai orang iman yang bersaudara innamalmukminuna ikhwatun”, terangnya.
Menyampaikan Keputusan MUI Pusat Nomer 03/Kep/KF MUI/IX/2006 tanggal 4 September 2006 tentang Lembaga Dakwah Islam Indonesia bahwa LDII telah menganut paradigma baru dan Hasil MUNAS IX DPP LDII tanggal 7 April 2021 yang menghasilkan 8 ( delapan) klaster program kerja nasional. Ini membuktikan bahwa LDII sudah berkontribusi nyata untuk masyarakat dan bangsa Indonesia. Salah satu bidangnya yaitu keagamaan untuk mewujudkan kerukunan, jangan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Di bulan Ramadhan ini kita ambil hikmahnya untuk mencari rahmat, pahala, kasih sayang dan ampunan dengan ucapan Allahumma Innaka Afuwun Karim. Bulan puasa supaya kita bersih hati, bersih iri dengki, syirik dan penyakit hati lainnya supaya terhindar dari siksa neraka. Mudah-mudahan tausyah ini mendapat kasih sayang dari Allah SWT. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *