LDII Jabar Dorong Perilaku Belanja Ke UB

Pada masa pandemi ini, warga LDII tetap produktif dan terus memutar roda perekonomian di lingkungan internal. Seperti yang dilakukan Forum Komunikasi Usaha Bersama (Forkom UB) Bandung Raya Sumedang dan Cianjur (Baraya Suci) yang berada di wilayah empat, dimana bergabung beberapa Toko UB untuk mendapatkan harga lebih murah, sehingga konsumen khususnya warga LDII yang berbelanja mendapat harga lebih murah dari toko-toko lainnya.

Berkembangnya UB-UB yang ada di PC-PAC LDII ini tentunya membutuhkan peran aktif seluruh warga LDII untuk selalu berbelanja kebutuhan apapun melalui UB setempat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Barat.

Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Barat drg. H. Dicky Harun, Sp.Ort mendorong agar semua warga LDII, terutama di wilayah Jawa Barat untuk berperilaku belanja memenuhi kebutuhan hidupnya ke usaha bersama (UB) yang ada di sekitarnya. Pasalnya, perilaku ini mendorong terjadinya perekonomian mandiri di kalangan LDII.

“Usaha bersama ini harus kita dukung, harus kita sukseskan. Caranya seperti apa? Caranya dengan berbelanja di UB, apapun kebutuhannya. Insya Allah bisa disiapkan UB dan terjamin amanahnya. Labanya juga akan kembali ke kita. Dari kita, oleh kita dan untuk kita, Insya Allah barokah,” ujar Dicky, saat membuka acara musyawarah Pra MPPS Usaha Bersama Gabungan Baraya Suci, di GSG Masjid Baitul Mustajab Riung Bandung, Minggu (3/1/2021).

Selain itu, Dicky menambahkan, UB ke depannya bukan hanya menyediakan barang kebutuhan warga LDII saja, namun juga memfasilitasi tumbuhnya usaha-usaha yang dilakukan secara perorangan oleh masing-masing warga LDII. UB juga akan menyiapkan manajemen, sistemnya, dan kebutuhan lain dalam membuat suatu usaha baru.

“Mudah-mudahan UB ke depan bisa menjadi pendampingan bagi warga LDII yang ingin melakukan usaha mandiri, sehingga bermanfaat dan barokah bagi semuanya,” urainya.

Kegiatan tersebut membahas tentang strategi ke depan untuk lebih membangkitkan perekomonian. Budaya berbelanja ke UB terdekat, mengoptimalisasikan konsumen internal dalam berbelanja, serta pentingnya pendampingan dan pengawasan UB-UB agar terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh warga LDII khususnya dan warga masyarakat umum. (fadel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *