LDII Bandung Fokus Kesejahteraan dan Kemaslahatan Umat

Bandung (27/2/2021). Para pengurus DPD LDII Kota Bandung akan fokus meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan umat dengan kelebihan kualitas dan keunggulan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Hal ini akan diterapkan pada delapan (8) bidang pembangunan sesuai dengan fokus DPP.

“Implementasinya dilakukan melalui biro-biro yang ada seperti bagian pendidikan, bagian ekonomi, bagian  sosial, dan sebagainya. Hal ini  sejalan dengan visi misi program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bandung baik di eksekutif maupun  legislatif,” ujar Ketua terpilih DPD LDII Kota Bandung, H. Edi Sunandar, A.Md, usai pengukuhan pengurus DPD LDII Kota Bandung masa bakti 2019-2024, di Gedung PPM Minhajul Haq, Bandung (26/2/2021).

Menurut Edi, LDII mempunyai persamaan dengan Pemkot Bandung yang sama-sama berupaya ingin meningkatkan kualitas dan keunggulan sumber daya manusia, serta sama-sama ingin menghadirkan kesejahteraan dan kemaslahatan  masyarakat.

“Pada saat musdalub kemarin, Pemkot Bandung membuka diri untuk bekerjasama dengan LDII. Ini sangatlah luar biasa dan kita akan sambut baik. Kita akan terus bersinergi supaya mendukung pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan, agar bergandengan tangan untuk membangun kota yang sangat kita cintai,” ujarnya.

Sementara Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Barat, drg. H. Dicky Harun, Sp.Ort mengharapkan,  kehadiran pemimpin yang terpilih akan meningkatkan kualitas kepemimpinan dengan mencirikan sifat kepemimpinan Rasulullah, yaitu Sidiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. LDII Kota Bandung diharapkan bisa membantu Pemkot Bandung untuk menghadirkan ekonomi yang bersaing dengan kolaborasi strategi pemerintahan, kolaborasi inovasi, dan desentralisasi.

 “Di zaman sekarang ini, kita butuh pemimpin yang punya visi yang punya pandangan jarak jauh, punya kredibilitas, punya kemampuan, dan punya semangat.  Setelah terpilih, segera bergerak agar mencapai tujuan yang diinginkan,” ujar Dicky.

Kepemimpinan LDII Kota Bandung, harap Dicky, diharapkan menjadi organisasi yang dapat melaksanakan mampu mencapai target kontribusi berkelanjutan LDII untuk Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamais.

Sebelumnya, DPD LDII Kota Bandung menghelat Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk menggantikan kekosongan kepemimpinan setelah Ketua DPD H. Sunarya wafat. Musdalub dihelat di Grand Hotel Asrilia Kota Bandung dengan jumlah 190 peserta  secara offline (tatap muka) dan secara online (daring). Ada 26 studio mini di setiap kecamatan Kota Bandung  yang diikuti perwakilan tiap pengurus pengurus cabang (PAC). (fadel)