Jelang Muswil LDII Jabar Undang Pakar Pendidikan

Bandung (27/09), Dampak terjadinya wabah covid 19 ini sangat luas, semua sektor mengalami pelemahan tak luput juga dibidang pendidikan. Kondisi pendidikan saat ini mengalami distruksi dengan adanya kebiasaan kebiasaan baru yang sebelumnya tidak pernah diprediksi, bahkan kondisi ini menjadi anomali ketika kehidupan pendidikan berubah dari sisi regulasi, kebijakan, dan culture pendidikan juga berubah. Tapi yang paling penting adalah kesiapan masyarakat khususnya orang tua untuk tetap menjaga kondisi anak agar tetap belajar. Karena kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia namun hampir diseluruh Negara di dunia.

“Keberpihakan pemerintah, sektor swasta serta stickholder yang lain pada dunia pendidikan, dengan adanya pandemic covid 19 ini tidak hanya persoalan kesehatan dan ekonomi tapi juga soal pendidikan. Karena dengan pendidikan lah orang bisa melakukan liveskill keterampilan hidup termasuk bagaimana mengatasi masalah pandemic ini” hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.H., M.H., M.Si. Ketua Harian Pergubi Jabar saat memberikan materi FGD LDII Jawa Barat pada minggu, 27 september 2020 bertempat di GSG Baitul Mustajab Jl. Riuang mas No. 9 Bandung. Kegiatan FGD LDII Jawa Barat ini mengambil tema “Pendidikan pasca pandemic covid 19 untuk jawa barat cerdas” yang di ikuti oleh DPD LDII Se-jawa barat melalui daring.

Hal senada juga di sampaikan oleh Dr. Ija Suntana, M.Ag bahwa bagaimanapun saja kondisinya pendidikan itu harus berjalan, semua pihak harus bersinergi untuk menciptakan pendidikan ini tetap kondusip walaupun hasilnya tidak sebaik pada masa normal. Cara bersinergi ini harus ada yang menginisiasi pemerinta, pelaku usaha dan pengusaha harus duduk bersama untuk merumuskan pendidikan dalam masa pandemic ini.

Dalam Kegiatan tersebut turut memberikan materi Dr. H. Iskandar Siregar M.Si Ketua DPP LDII dan Drs. H. Rafani Akhyar, MSI dari MUI Jawa Barat. FGD ini merupakan rangkaian kegiatan menjelang MUSWIL LDII jabar pada Desember Mendatang.