Bakesbangpol Subang : Sosialisasikan Terus Kegiatan Luar Biasa LDII

Subang (17/3/3021). Para Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten Subang yang diketuai H. Kusnanto, SPd MMPd beraudiensi dan silaturahim ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Subang, diterima langsung Kepala Bakesbangpol Udin Jazudin SPd MM di ruang kerjanya, Rabu (17/3/2021).

Dalam pemaparannya, Kusnanto mengatakan, selain pengajian, kegiatan LDII di Kabupaten Subang tersebar di 16 Pimpinan Cabang (PC-setingkat kecamatan) seperti donor darah, kerja bakti lingkungan dan lainnya. Sementara kegiatan di Pimpinan Anak Cabang (PAC-setingkat kelurahan/desa) yaitu pengajian rutin untuk pembinaan keagamaan dilaksanakan dua kali dalam seminggu.

“Secara rutin pengajian dilaksanakan di masing-masing majelis taklim yang tersebar di tingkat PAC. PC dan DPD juga rutin melaksanakan pengajian sesuai tingkatannya,” ujarnya.

Kusnanto melanjutkan, saat banjir kemarin, DPD LDII memberikan bantuan 200 paket sembako kepada korban banjir Pamanukan, diserahkan melalui Kepala Desa Karang Mulya Kecamatan Legon Kulon.

Sementara di bidang pendidikan, LDII memiliki Pondok Pesantren Baitul Huda dengan jumlah 50 santri di bawah binaan Kemenag Subang, dan SMP Baitul Huda SIBS dengan kurikulum unggulannya pendidikan karakter yang memiliki 200 siswa. Di bidang ekonomi, ada Baitul Mal Watamwil (BMT) untuk membantu permodalan bagi UMKM.

“Di bidang kebangsaan, kami selalu memberikan wawasan kebangsaan dengan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada warga LDII,” urainya.

Menanggapi hal itu, Udin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LDII yang melaporkan kegiatan dan program yang luar biasa dan memberikan kontribusi baik untuk masyarakat maupun bangsa dan negara.

“LDII itu besar, mapan dan organisasi yang sudah lama berdiri. Saya percaya dan melihat sendiri warga LDII orangnya baik-baik. LDII supaya gencar mensosialisasikan program dan kegiatan yang luar biasa itu  ke tetangga, masyarakat bahkan ke ormas lainnya supaya isu negatif selama ini ke LDII bisa terbantahkan. Melalui pertemuan dan klarifikasi langsung ini kami bisa membantu menjawab bahkan meluruskan bila masih ada yang mempermasalahkan LDII,” urainya.

Menurut Udin, kesbangpol adalah badan pemerintah daerah yang mengurusi ormas-ormas, di dalamnya terdapat intel dari kepolisian dan TNI. Disinyalir di Kabupaten Subang masih ada ormas yang mengajarkan aliran menyimpang.

“Di dalam Undang Undang No. 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Perpu Ormas menjadi Undang Undang Ormas dijelaskan, meskipun ormas yang sudah berbadan hukum di daerah-daerah tidak perlu melaporkan, tetapi secara etika ormas tidak pantas tidak melaporkan ke kesbangpol dan tetap harus laporan sebagai koordinasi dan pengawasan,” paparnya.

Udin juga meminta apabila ada kegiatan peringatan hari besar supaya memasang spanduk atau banner besar di tempat yang strategis seperti di halaman pemda supaya dikenal masyarakat banyak. Kesbangpol akan mengundang kegiatan pelatihan dan memfasilitasi LDII untuk masuk ke jajaran FKUB dan MUI agar duduk bersama dengan ormas keagamaan lainnya. (fadel)